Rabu, 19 Oktober 2011

Selang BBM Bocor, Puluhan Ribu Chevrolet Captiva Ditarik


New Chevrolet Captiva (Dok. GM Indonesia)

TEMPO Interaktif, Seoul - Produsen mobil asal Amerika Serikat, General Motors (GM), di Korea Selatan (Korea), hari ini mengumumkan penarikan puluhan ribu unit mobil Chevrolet Captiva dan beberapa model mobil lain karena selang bahan bakar bermasalah. Mobil yang ditarik berada di Korea dan beberapa negara lain dengan jumlah hampir 100 ribu unit.

Pernyataan Kementerian Transportasi, Pertanahan, dan Kelautan Korea seperti dilansir yonghapnews.co.kr, Kamis, 20 Oktober 2011, menyebut, selain di Korea, GM juga akan menarik 62.945 unit Chevrolet Captiva, Cruze, dan Epica yang dijual di berbagai negara.

“Mobil yang ditarik adalah model tertentu atau yang dibuat pada kurun waktu tertentu,” demikian bunyi pernyataan Kementerian itu.

Pejabat di Kementerian itu mengatakan, selang bahan bakar itu retak atau bocor. Walhasil, bahan bakar habis dan mobil berhenti mendadak. “Kondisi ini tentunya membahayakan bila pengguna mobil berkendara di jalan,” jelas pejabat tersebut.

Rincian mobil yang ditarik di Korea adalah 32.618 unit Chevrolet Captiva atau di negara lain disebut dengan nama Chevrolet Winstorm. Ada dua varian Winstorm yang ditarik, yaitu Winstorm Diesel 2.000 cc sebanyak 23.795 unit dan Winstorm Max 3.141 unit. Keduanya dibuat pada 11 Februari 2008 dan 2 Januari 2011.

Selain Captiva, mobil lainnya yang ditarik di Negeri Ginseng itu adalah Chevrolet Lacetti Premier atau Chevrolet Cruze dan Chevrolet Tosca atau Epica. Chevrolet Cruze sebanyak 5.479 unit. Mobil ini dibuat pada 4 November 2008 dan 20 Juli 2011.

Kemudian Chevrolet Cruze 2.000 cc buatan 13 Maret 2008 dan 18 Juni 2011 ditarik sebanyak 104 unit. Adapun Chevrolet Epica 2.000 cc ditarik sebanyak 99 unit, yaitu model yang diproduksi pada 1 Februari 2008 dan 20 Juni 2011.

Adapun 62.945 unit mobil yang ditarik di beberapa negara tidak disebut tahun pembuatannya. GM maupun pemerintah Korea juga tidak merinci di negara mana mobil itu berada.

Proses perbaikan di Korea dimulai Jumat, 21 Oktober 2011 dan diberikan secara gratis.

ARIF ARIANTO

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar